Sabtu, 07 Juli 2012

PMTCT


PMTCT (Prevention of Mother to Child HIV Transmission) merupakan upaya integrasi program KIA dengan HIV & AIDS.
Mengapa perlu PMTCT?
  • Penularan HIV pada anak 90% karena MTCT & 10% karena tranfusi
  • Infeksi HIV dari ibu ke anak mengganggu kesehatan anak
  • Penularan dapat ditekan sampai 50% melalui intervensi feasible & affosdable.
  • Memungkinkan dilakukan pencegahan primer kepada pasangan, perawatan dan pengobatan keluarga.
  • Tanpa pengobatan, sekitar 15-30% bayi yang lahir dari ibu dengan HIV positif akan tertular dari ibunya, yang terjadi selama proses kehamilan dan persalinan.
  • 5-20% diantaranya tertular pada saat menyusui.
·         PMTCT HIV/AIDS DI PUSKESMAS

PMTCT (Prevention Mother To Children Transmission)
adalah pencegahan ketika seorang wanita hamil terinfeksi HIV agar tidak menular ke bayinya. Kejadian ini dapat terjadi sebelum kehamilan, kehamilan maupun menyusui. Tanpa adanya perawatan, 15-30% bayi lahir akan terinfeksi HIV dari ibu dengan HIV positif.

Adapun langkah-langkah yang dilaksanakan dalam program PMTCT yaitu:
1. Puskesmas melakukan pendataan pada ibu hamil.
2. Penyuluhan, dilaksanakan oleh PKBI maupun Fakultas Kedokteran Semarang maupun kota lain.
3. Menanyakan kesediaan pasien untuk diperiksa lebih lanjut.
4. Pemeriksaan Laborat yang dilaksanakan oleh tim dari rumah sakit terkait.
5. Apabila pasien terinfeksi HIV/AIDS, maka pelayanan pemeriksaan pencegahan infeksi yang dilakukan puskesmas lebih ditingkatkan. Namun biasanya pasien tersebut dirujuk ke rumah sakit dan dari pihak PKBI ada yang mendampingi mulai dari kehamilan, persalinan dan nifas. Pihak PKBI juga mendampingi pasien dalam mengkonsumsi obat ARV.

Gambaran Implemetasi PMTCT di Indonesia

Posted: 1 Desember 2011 in Uncategorized
HIV dapat ditularkan melalui berbagai cara, dan di Indonesia sendiri penularan HIV lebih sering terjadi melalui hubungan seks tidak aman dan melalui napza suntik, selain itu HIV juga dapat ditularkan dari ibu terinfeksi HIV kepada bayinya. Dilihat dari data Kemenkes RI april-Juni 2011 didapat bahwa penularan HIV lewat perinatal memiliki peringkat ketiga setelah penularan melalui heterosex dan IDU. Penularan HIV lewat perinatal yaitu sebesar 4,7% kasus[1]. Tetapi dengan ditemukannya kasus HIV pada ibu hamil sedini mungkin, maka kita dapat melakukan pencegahan penularan infeksi HIV dari ibu ke bayi atau yang biasa disebut dengan PMTCT

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar